Archive for April, 2008

naluri dari sang hati

Semakin hari aku semakin sadar, jika sebuah hati tak pernah bisa berontak akan semua yang dia rasakan. yang dapat dia lakukan hanyalah menerima semua yang dilimpahkan kepadanya, sambil menunggu, meratapi nasibnya.

Namun beruntunglah dia, karena mempunyai sahabat bernama otak. sahabat yang selalu melindunginya dari kesedihan, yang selalu memberikan spirit kepadanya bahwa hidup tidaklah sesulit yang dibayangkannya, dan juga sahabat yang menyadarkannya akan pentingnya sebuah keberanian dalam hidup.

namun sang hati telah kehilangan otaknya. sang hati merasa kehilangan, namun terjebak oleh keangkuhan sang otak yang membuat mereka tidak bisa bersatu lagi. jarak tercipta antara mereka, yang membuat mereka menjadi semakin menjauh satu sama lainnya.

kata teman pun tak lagi bermakna, hidup serasa tiada arti. hampa, berlalu begitu saja dalam raga ini. sedih, suatu penyakit yang sangat menyakiti sang hati. namun apa daya…sang hati tidak bisa melawan semuanya…

namun satu hal yang pasti, sang hati akan selalu menunggu dan menunggu akan sebuah jawaban untuknya.

I DONT KNOW WHAT I MUST TO DO KNOW,
BUT I KNOW THERE’S ONE THING I SHOULD DO…
IS WAITING FOR THE COMING OF THE TRUTH.

misi aku skarang…

aku tau, pasti bukan aku aja yang ngerasa punya penyesalan d hri ini. bisa aja smua yang sedang baca blog aku saat ini juga ngerasa punya salah, bahka mungkin lebih banyak daripada aku sendiri.

setiap orang pasti punya masalah,apalagi masalah yang berkaitan dengan penyesalan. semua orang juga tau, penyesalan selalu datang terlambat. tapi untuk menghilangkannya tidak akan pernah ada kata terlambat.

mungkin saat ini kita selalu ngerasa takut bakal kehilangan orang yang kita sayang akibat dari kesalahan kita. kita takut kehilangan orangtua karena perbuatan kita yang nggak bisa ditoleransi, kita takut kehilangan sahabat yang setia dan udah terima kita apa adanya, atau perasaan takut ditinggal kekasih yang dicintai. kesalahan yang kadang selalu terlambat untuk disadari, namun akibatnya ternyata besar sekali untuk kita.

tapi ada yang harus diingat…

kita hidup di bumi bukan untuk menyesali kesalahan yang kita perbuat. kita diutus untuk ada di bumi ini untuk menyelesaikan masalah yang ada. sebagai manusia yang sempurna yang dilengkapi akal dan pikiran, kita diberi karunia untuk bisa memecahkan masalah lebih logis daripada makhluk tuhan yang lainnya.

karena itu, bner2 g masuk akal buat orang yang memutuskan untuk lari dari kenyataan hidup. lari dari masalah, apalagi sampai mengakhiri hidupnya sendiri, setidaknya itu pendapat pribadi aku.

aku g percaya tuhan memberi kita masalah bukan untuk menambah beban hidup kita. tapi yang aku yakinin, setiap masalah yang datang untuk kita pasti kelak berguna untuk kita juga nantinya. pasti ada satu maksud tertentu dari tuhan knapa kita mesti nanganin masalah itu.dan adalah sebuah karunia yang sangat besar jika kita bisa menangani semua masalah yang ada.

karena itulah arti dari kedewasaan yang sesungguhnya.